Orang
Madura adalah kelompok suku terbesar ketiga di Indonesia. Mayoritas
orang Madura tinggal di Pulau Madura dan di bagian Timur Pulau Jawa.
Kantung-kantung terbesar penduduk Madura dapat ditemukan di Jakarta,
Kalimantan, Sulawesi, dan bahkan Singapura. "E tembang pote matah, angok
pote tolang" yang berarti "Lebih baik mati daripada dipermalukan"
adalah semboyan umum orang Madura yang identik dengan sifat mereka.
Orang Madura dikenal dari karakternya yang keras dan gaya hidupnya. Ini
mungkin disebabkan oleh lingkungan alam yang mengelilingi mereka dan
sejarah penindasan terhadap mereka oleh suku lainnya. Walaupun begitu,
temperamen mereka yang keras dapat dilihat secara positif dari
perspektif etos kerja. Kebanyakan dari mereka bekerja sangat keras dan
menolak untuk menyerah. Orang Madura memiliki bahasa serta beberapa
dialek tersendiri, yakni dialek Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Girpapas,
dan Kangean yang digunakan dalam wilayah-wilayah yang berbeda.
Mayoritas
orang Madura hidup dalam komunitas pertanian. Iklim di Pulau Madura
sangat panas dan tanahnya tidak subur sehingga hanya dihasilkan dua
jenis panen setiap tahunnya, yaitu padi dan tembakau. Banyak orang
Madura menjadi nelayan dan pelaut pada kapal-kapal kargo antarpulau.
Orang Madura yang tinggal di Jawa umumnya tidak memiliki tanah, tetapi
menjadi nelayan, pelaut, pengemudi becak, dan buruh-buruh tidak
terampil.
Secara rata-rata, orang Madura hidup
dengan pendapatan yang rendah. Pendidikan di atas sekolah menengah
menjadi sebuah kebutuhan yang amat besar bagi masyarakat Madura, seperti
halnya keterampilan bekerja. Pertumbuhan ekonomi dan perkembangan dunia
industri juga berdampak terhadap pulau tempat mereka tinggal sehingga
mereka membutuhkan pelatihan lebih lanjut, dalam rangka mendapat
keuntungan dari pertumbuhan tersebut. Teknologi untuk meningkatkan
kesuburan tanah, teknik menangkap ikan yang juga melindungi kelestarian
laut dan bumi, serta ekstraksi air laut menjadi air tawar, adalah
hal-hal yang juga dibutuhkan dalam meningkatkan kesejahteraan hidup
orang Madura.

0 komentar:
Posting Komentar